Articles

2024-07-08
Graphology for Recruitment: Hiring Virtual Assistant Episode | Articles

Beberapa bulan yang lalu, seseorang DM saya menawarkan jasanya sebagai Virtual Assisstant.  Karena tertarik dengan penawarannya, maka kami pun melakukan meeting on line.  Presentasinya mengenai skillnya bagus, beberapa skill yang diceritakan juga seru mulai dari latar belakang finance [hmm… pasti detail oriented nih, nafas graphologistku mulai muncul], pernah bekerja di kantor [seharusnya bikin skala prioritas udah nggak masalah], dan estetikanya juga ok karena dia memiliki skill design dan photography juga.


Secara general, apa saja tanda tulisan yang penting bagi yang mau hire Virtual Assisstant. Yuk kita simak ulasan berikut ini:

1.  Yang pertama adalah kemampuan mengorganisir pekerjaannya.  Tanda ini bisa dilihat dari margin tulisan ditepi kiri, kanan, atas dan bawah.  Kalau ukuran semua margin seimbang, maka kandidat mampu melihat resource yang tersedia dan menyusun rencana berdasarkan urgencynya.



2.  Jarak antar baris yang cukup sehingga tidak crowded atau tidak bersinggungan antar kepala huruf h, b, l, k dan buntut huruf g, y dan j.  Jarak spasi antar baris yang pas menceritakan penulis memilki kemampuan berfikir secara jernih.




3.   Semua huruf I ada titik yang posisinya tepat diatas batang huruf I.  Tanda ini menandakan kemampuan mengamati detail.  Jika semua titik di huruf I nya terletak pas diatas batang huruf I maka kandidat kemampuan mengamati detailnya sangat baik.



Sekarang kita bahas tanda-tanda yellow flag atau lampu kuning-nya nih untuk posisi seorang VA.

Tanda-tandanya adalah

1. Bila tulisan miring ke kiri. Tulisan miring kekiri artinya kandidat cenderung menarik diri.


2. Baseline tulisan naik turun.  Baseline tulisan seperti fondasi si penulis.  Kalau fondasinya nggak stabil, naik turun maka kinerjanya juga most likely akan naik turun.  Biasanya factor mood sangat berpengaruh.



Dalam Graphology for Recruitment, proses menganalisa tulisan tangan kandidat mengacu pada job description.   Pemilihan tanda-tanda dalam tulisan tangan yang akan digunakan untuk melihat potensi, kapasitas dan gambaran karakter mengacu pada job description tersebut.  

Lalu gimana ya caranya menyusun job description yang baik itu? 

Nah kali ini, saya akan dibantu oleh seorang HR Consultant, Keny Adelina yang telah berkecimpung dalam dunia HRD selama 25 tahun lebih, dengan range klien mulai dari individual, korporasi, UMKM dan BUMN.

Menurut Kak Keny, dalam deskripsi pekerjaan, ada 2 aspek terkait yaitu:

    • a. Job Description yang berisi tugas, tanggung jawab dan wewenang.
    • b. Job Specification yang meliputi kualifikasi, ketrampilan serta karakteristik lain yang dibutuhkan.

Jika diimplementasikan pada kasus hiring Virtual Assistant, maka

Job Description-nya adalah:

    • - Memeriksa penulisan isi report, nama klien, tanggal, jabatan untuk menghindari typho
    • - Mencetak dan menjilid report
    • - Menghubungi dan mengkonfirmasi klien untuk mengirimkan report
    • - Follow up feedback & survey klien

Sedangkan Job Specification-nya adalah:

    • - Pernah mengikuti dan memegang sertifikasi workshop VA 
    • - Teliti
    • - Memiliki komunikasi yang baik
    • - Memiliki time management yang baik
    • - Memiliki iniatif 

Dengan job description dan job specification yang jelas maka baik employer maupun employee memiliki guidance yang crystal clear dalam bekerja, dan juga bagi Graphologistnya yang di hire untuk proses rekrutmen.

Kak Keny juga menambahkan bahwa semakin tinggi posisi seorang semakin banyak uraian pekerjaannya dan sebaliknya. 

Semoga ulasan mengenai job description dan job spec ini membantu G-Folks yang sedang mencari karyawan.  

Setelah kamu bertumbuh, ada baiknya usaha dan organisasimu dipikirkan supaya bertumbuh juga.

Jika tertarik untuk membahas lebih dalam mengenai hal diatas, silakan menghubungi via wa atau email kami.  Kalian juga bisa berselancar ke LinkedIn Kak Keny @KenyAdelina

Stay tune, G-Folks..

Great vision without great people is irrelevant – Jim Collins


Disclaimer.

Trait dan analisa kepribadian adalah dua hal yang berbeda. Trait, seperti pada contoh, selalu merujuk pada aturan baku keilmuan grafologi. Adapun analisa kepribadian merupakan pembacaan yang bersifat komprehensif, dan tidak hanya bergantung pada satu trait saja.

#grafologi #graphology #analisatulisantangan #handwritinganalysis #tulisanotak #brainwriting #psikologi #subconsciousmind #personaldevelopment #growthmindset #selfexplore #selfimprovement #graphologyforpersonaldevelopment #aditibijoutathegraphologist #pikiranbawahsadar #pengembangandiri #personalgrowthanddevelopment #benefitofhandwriting #manfaatmenulisdengantangan