Articles

2025-10-23
Passion dari Perspektif Grafologi | Articles

Sebagai praktisi grafologi, klien sering menanyakan dan membahas topik passion. Dimulai dari laporan analisa tulisan tangan klien hingga permintaan presentasi mengenai topik passion dari sudut pandangan Grafologi kerap diajukan ke saya.  Passion adalah sebuah topik hangat dan tak ada habisnya dibahas.  Pada Upacara ‘Tedak Sinten’ dalam adat Jawa yaitu upacara turun tanah bayi pertama kali, yang akan mengungkapkan apa kelak passion dan profesi masa depan bayi. Klien dewasa muda datang karena sedang menggali passion mereka agar tepat sasaran dalam mengasah ketrampilan dan tidak salah strategi. Ada juga klien yang datang karena penasaran apakah ada passion baru yang muncul.  Begitu pula pertanyaan datang dari dewasa tua yang sedang mempersiapkan pensiun.  Mereka ingin menggali kembali passion mereka agar tetap dapat beraktifitas di ujung usianya.  Kita seperti memiliki hak dan kewajiban untuk mengetahui passion disetiap fase kehidupan. 

LinkedIn mengadakan penelitian pada tahun 2022 dan hasilnya adalah 74% pekerja di AS meninggalkan pekerjaannya karena lebih mengejar passion dan pekerjaan yang lebih bermakna.  Deloitte dan Kompas juga mengadakan riset mengenai perilaku Gen Z dalam pekerjaan di tahun ini.  Hasil riset yang diperoleh baik dari Deloitte dan Kompas, sama-sama menyatakan bahwa Gen Z lebih mengutamakan aktualisasi diri ketimbang bekerja mengejar gaji semata. 

Sebenarnya apakah yang disebut passion atau renjana? Menurut KBBI, renjana adalah sebuah rasa hati yang kuat.  Kata ini berasal dari Bahasa Sanskerta yang berarti perpaduan antara rindu dan cinta kasih.  Dengan kata lain, passion adalah sesuatu yang dilakukan bukan untuk imbalan tapii karena cinta dan kesukaan yang mendalam terhadap sesuatu.  

Tanda dalam tulisan tangan dapat menunjukan passion atau renjana penulis.  Dimulai dari satu tanda sampai ke gabungan beberapa tanda untuk mengungkapkan passion/renjana seseorang.  Contoh bentuk huruf ‘m’ yang bulat bagian atas mengungkapkan penulis memiliki ketrampilan pada tangan & jari, huruf d yang berbentuk seperti delta huruf Yunani menunjukan penulis memiliki ketertarikan pada sastra dan literasi.  Sementara gabungan beberapa tanda di tulisan tangan seperti jarak antar kata yang dekat dan bentuk huruf bulat mengindikasikan penulis memiliki orientasi pada orang.  Sementara bila tanda ukuran huruf kecil (sekitar 1-2 mm) ditambah dengan tanda titik huruf I yang diletakan tepat diatas batang huruf I menandakan penulis memiliki orientasi pada data.

Saya pun seringkali ikut bersemangat ketika menemukan passion dari tulisan tangan klien.  “Wah, ternyata kamu berbakat di sini, dan kamu juga punya minat di situ ya”.  Percakapan semakin meriah karena passionnya sesuai dengan apa yang saya temukan dari tulisannya.  Tak jarang, klien juga kaget karena tidak menyangka memiliki passion diarea tersebut.  Namun, ada kalanya klien memiliki minat dan bakat yang tidak selaras.  Minat di area A, namun bakatnya di area B.  Yah, paling tidak, klein mengetahui hal tersebut dan jadi lebih kenal dirinya.

Setelah euforia, menemukan harta karun tersembunyi ditumpukan Jerami, lalu, setelah itu, apa?

Sembari menelusuri tulisan tangan tersebut, mata saya juga memperhatikan tanda-tanda yang menunjukkan bagaimana penulis berkinerja, menetapkan target, yang intinya mau dibawa kemana passion tersebut.  Apakah penulis memiliki kegigihan dan ketekunan dan apa yang akan dilakukan penulis ketika menemukan kendala dalam proses merawat passionnya?

Menemukan passion adalah langkah awal namun yang lebih penting adalah upaya dalam proses mengasahnya agar menjadi sesuatu.  

Beberapa factor yang dibutukan adalah disiplin, ketetapan dan kemantapan hati mau melangkah, penyusunan rencana kedepan dan strategi pengembangan, bagaimana jika kendala muncul dan tidak sesuai rencana. Dsb. Langkah ini bisa dimulai dari tingkat konseptual dan dilanjutkan dengan langkah konkret agar bisa memberikan hasil nyata. 

 Saya yakin passion atau renjana adalah topik yang selalu hangat dan relevan.  Tidak ada batasan umur, waktu, tempat untuk membahas & mencarinya.

Akan tetapi, jika merujuk pada akar kata passion ‘passio’ yang berasal dari Bahasa Sanskerta artinya adalah penderitaan atau ketahanan, maka pertanyaan yang awalnya “passion saya apa, ya?” sepertinya harus disesuaikan menjadi “Apakah saya siap merawat dan memperjuangkan passion itu?” 

Pertanyaan sederhana ini bisa menggugah kita melihat passion lebih dalam dan bukan hanya sebagai euforia sesaat, melainkan sebagai komitmen yang perlu diperjuangkan.