Selamat Hari Batik Nasional, G-Folks.
Batik adalah kebanggaan Bangsa Indonesia. Dengan keotentikan desain, warna, dan teksturnya menjadikan Batik sebagai ciri khas kita. Merujuk pada nilai otentik Batik, maka menurut saya, selebrasi Hari Batik Nasional mengarah pada nilai otentik yang ada pada Batik, warisan budaya, Bahasa dan juga pada diri kita sendiri.
Sebagian orang memiliki, menyadari dan berani mengeluarkan keotentikannya dalam karyanya namun sebagian orang lagi membutuhkan waktu dalam menggali dan mengeluarkannya.
Pada tulisan tanganpun dapat terlihat jika seseorang memiliki originalitas atau otentik pada tulisan tangannya. Sambungan dan bentuk unik dalam tulisan tangan dapat menceritakan bahwa penulis memiliki pola pikir, imajinasi, gaya bekerja sampai ke creative problem solving yang sebelumnya tidak pernah ada. Penulis mampu mengeluarkan ide, mewujudkan dengan gaya yang berbeda atau mencari solusi-solusi kreatif baik didalam kehidupannya.
Contoh:
Dalam posting kali ini, saya menampilkan tips, quotes dan definisi mengenai keotentikan diri dari guru, senior dan sahabat2 yang diharapkan dapat membantu G-Folks dalam menemukan keotentikan diri. Semoga dapat menambah semangat dan membantu kita mengeluarkan keotentikan diri kita.
Nana M. Prasetyo, Psikolog & Konselor, @nana.pras:
“Bila kamu menjalani segala sesuatu dengan Enjoy, Easy, Excellent dan Earn artinya kamu sudah menemukan keotentikan diri sehingga itu semua akan tercermin dalam profesi dan karyamuâ€
Fendi Siregar, Dosen Fotografi, @pakfendi:
“Observasi yang mendalam, melatih kepekaan terhadap diri sendiri serta lingkungan, berani berimajinasi, mau beradapatasi serta mau mencoba diluar norma yang ada akan melatih dirimu menjadi otentik dalam berkaryaâ€.
Svara.Puan:
“Batik adalah rangkaian garis dan bentuk yang menjadi sebuah kesatuan yang indah dan dapat menjadi cerminan keunikan jiwa dari si pencipta. Bentuk dan tarikan yang tak selalu sempurna justru memberikan cita rasa natural. Begitupula dengan perempuan yang memiliki keunikan dan keindahan yang asli. Tak perlu meragukan diri sendiri karena menghargai keunikan akan lebih berartiâ€.
Nino Budiyanto, Trainer Public Speaking, @ninobudiyanto:
“Speaker yang otentik adalah yang berani menampilkan dan menyampaikan apa yang ada dalam dirinya.
Proses panjang belajar dan mengamati harus ditempuh, kemudian diolah & dikembangkan oleh kita sendiri menjadi sesuatu yang fresh dengan "rasa berbeda" dan sesuai dengan diri kita sendiriâ€.
Aat Indrawati, Psikolog, @indrawatiaat:
“Aku mencipta dan berkarya hanya untukMu, karena Engkau titipkan keberanian mengeluarkan potensi yang ada dalam dirikuâ€