Salah satu fungsi dari Ilmu Grafologi adalah implementasinya dalam dunia sumber daya manusia. Dalam rangka Hari Guru Nasional pada tanggal 25 November ini, saya akan membahas tanda-tanda dalam tulisan tangan untuk profesi seorang Guru pada artikel kali ini.
Menurut Purwanarminta, 1984 : 335 Guru adalah salah satu komponen manusiawi dalam sebuah proses belajar mengajar, yang ikut mengambil bagian dalam usaha pembentukan sumber daya manusia yang potensial pada bidang pembangunan.
Seorang guru berperan penting dalam proses pengajaran sistematika berfikir, penyelesaian masalah, mengajarkan menjadi pribadi yang tangguh serta mampu mengembangkan nilai kehidupan dengan positif. 4 kompetensi Guru yang dibutuhkan yang dilansir dari situs Pendidikan.go.id yaitu memiliki kompetensi pedagogic, kepribadian, profesionalisme dan social.
Saya sendiri terkesan dengan seorang guru yang dapat membangkitkan suasana hati untuk mau berusaha dan belajar kembali. Ketika sedang mengambil Pendidikan S2 di Negeri Seberang, ada pelajaran yang sangat sulit dipahami. Bersamaan dengan itu ada dateline tugas menulis 2000 kata yang harus segera diserahkan setiap minggu baik individual dan group assignment, belum lagi tekanan dalam penyesuaian lingkungan, makanan yang kurang cocok dan juga cuaca musim dingin sampai dibawah 10 derajat celcius. Agar masalah tidak berlarut-larut, saya mengajukan waktu bertemu dengan Dosen mata kuliah tersebut untuk membahas bagian yang saya kurang pahami. Singkat kata, saya menghadap beliau dan ketika sampai diruangan beliau, Dosen saya tersebut langsung menyapa dengan ramah dan hangat “Hallo flower, what can I do for you today? May I know how can I help you?â€.
Tanpa berpanjang-panjang saya langsung menceritakan perihal bagian pelajaran yang sulit bagi saya sekitar 10 menit. Setelah mendengarkan, beliau pun langsung menjawab dengan singkat “From your story, I know that you are doing ok and I am sure you are able to figure out how to digest this part and solve this problem. Just go home, sit back, relax and take a cup of chocolate. Everything will be alright. You will be fine. Trust meâ€.
Beliau tidak pernah mengatakan apa dan bagaimana cara mengatasi kesulian yang saya hadapi namun setelah pulang dan menikmati secangkir coklat panas, malam harinya saya mendapatkan jawaban sendiri dari pertanyaan dan kekusutan yang saya alami. Diakhir semester, saya mendapatkan A- untuk mata kuliah beliau. Dari pengalaman tersebut, saya merasakan ekspresi kehangatan yang diungkapkan beliau memberikan ketenangan dan rasa percaya diri bagi saya ketika itu sehingga saya dapat memecahkan masalah yang saya hadapi sendiri. Pengalaman emosi tersebut tidak pernah saya lupakan sampai saat ini.
Secara kompetensi pedagogi, profesionalisme, social dan kepribadian, semua guru pastinya memiliki kompetensi tersebut. Namun, pengetahuan yang mendalam mengenai psikis murid dan juga ekspresi dari sebuah perhatian kecil kepada anak didiknya dibutuhkan dalam proses pengajaran tersebut. Proses pengajaran tersebut tidak hanya pada lingkup mata pelajaran saja namun meliputi juga hal-hal lain seperti belajar membangun tingkat kepercayaan diri, menghargai diri atas upaya yang sudah dikeluarkan, menghargai perbedaan, dll.
Berikut ini beberapa tanda pada tulisan tangan yang dibutuhkan dari profesi seorang Guru.
1. Proses Mental yang baik
Proses mental yang baik memiliki 3 zona dalam tulisan tangan yang seimbang dimana artinya penulis memiliki perhatian yang seimbang antara zona abstrak/konsep (upper zone), relasi dengan orang lain (middle zone) serta eksekusi sebuah perencanaan (lower zone).
2. Rhythm
Selain 3 zona yang seimbang dalam tulisan tangannya, tulisan tangan yang ritmis menjadi salah satu syarat untuk seorang guru. Ritmis menceritakan inner rhythm dari seseorang. Tulisan yang ritmis artinya penulis memiliki output yang seimbang antara emosi, mental dan fisik. Ciri-ciri tulisan ritmis adalah memiliki repetisi bentuk pada interval yang tertentu. Bentuk ini berasal dari subconscious seseorang. Penulis yang memiliki tanda ini mampu berfikir secara lancar mengalir dan efektif. Memiliki pola pikir yang teratur dan berpandangan positif tentang kehidupannya. Selain itu, penulis adalah orang yang aktif, dapat mengalokasikan energy secara produktif serta memiliki pribadi yang stabil.
3. Tanda kemampuan untuk memiliki organisasi yang baik.
Huruf f yang seimbang antara bagian upper zone dan bagian lower zone, menceritakan penulis memiliki kemampuan mengorganisir kehidupannya dengan baik. Penulis mampu menentukan urutan dari yang penting sampai kurang penting, dari yang bersifat mendesak sampai ke yang sepele.
4. Emotional Responsiveness
Kemiringan tulisan ke kanan menceritakan penulis yang akan mengekspresikan emosinya. Rasa yang timbul seperti rasa sayang, kehangatan, perhatian, keperdulian, dll dapat diungkapkan dan mengalir secara natural.
5. Antusiasme
Antusiasme seseorang dalam menghadapi kehidupan setiap hari dapat terlihat dari panjang bar dari huruf t. Semakin panjang semakin orang tersebut memiliki antusiasme yang baik terhadap hidupnya dan hal-hal baru.
Tanda-tanda diatas adalah sebagian dari tanda-tanda dalam tulisan tangan untuk profesi Guru. Kompetensi Guru untuk Sekolah Menegah, Universitas, Dasar ataupun Kejuruan memiliki tanda yang berbeda-beda dari sisi Graphology.
Untuk menjadi seorang Guru yang baik ada banyak karakter yang diperhatikan. Jawabannya tidak sesederhana yang kita pikirkan karena tentunya cita-cita seorang Guru adalah dapat merubah paradigma hidup seseorang dan mampu mendorong anak didiknya menjadi bagian dari masyarakat yang memberikan kontribusi yang positif bagi dunia. Nah G-Folks, Apakah Anda memiliki tanda-tanda diatas dalam tulisan tangan Anda? Siapa tahu Anda memiliki bakat terpendam menjadi seorang Guru.
Selamat Hari Guru, Guru-guruku…